FAKTAKALTENG.COM, PALANGKA RAYA – Wakil Ketua II DPRD Palangka Raya, Nenie Adriaty Lambung, menegaskan pentingnya arah pembangunan kota yang berpihak langsung pada kepentingan dan kesejahteraan masyarakat. Ia menekankan bahwa setiap program Pemerintah Kota harus disusun berdasarkan kebutuhan nyata warga dan bukan semata pembangunan fisik. “Pembangunan tak cukup hanya fisik, tapi juga harus berdampak nyata bagi masyarakat,” katanya.
Ia menjelaskan, bahwa kebijakan yang tepat merupakan kunci tercapainya pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif. Nenie menyampaikan bahwa program pembangunan di Palangka Raya perlu benar-benar mencerminkan kebutuhan riil masyarakat.
Dengan pendekatan tersebut, setiap kebijakan akan mampu meningkatkan kualitas hidup warga dan sejalan dengan visi besar membangun kota. “Program pembangunan harus disusun berdasarkan kebutuhan riil masyarakat, dan setiap kebijakan Pemko Palangka Raya perlu sejalan dengan visi membangun kota serta meningkatkan kesejahteraan warganya,” tegasnya.
Dia juga menyoroti pentingnya sinergi antara lembaga eksekutif dan legislatif. Menurutnya, pembangunan akan berjalan maksimal jika ada kolaborasi kuat dan perencanaan yang terarah, serta melibatkan partisipasi aktif masyarakat dalam setiap tahapan pelaksanaan.
“Saat ini keberhasilan program pemerintah bergantung pada perencanaan yang terarah dan partisipasi aktif masyarakat dalam setiap tahapan pembangunan,” tambahnya. DPRD Palangka Raya, lanjut Nenie, berkomitmen penuh untuk mengawal serta mendukung setiap kebijakan pembangunan yang benar-benar berpihak pada rakyat.
Upaya ini merupakan langkah nyata dalam mendorong peningkatan kualitas hidup dan keadilan pembangunan di seluruh lapisan masyarakat kota. Dengan pendekatan pembangunan yang inklusif dan berorientasi pada kesejahteraan warga, diharapkan Palangka Raya dapat tumbuh menjadi kota yang maju dan responsif terhadap kebutuhan rakyatnya. (red/adm)




















































































