PALANGKA RAYA – Legislator DPRD Kalimantan Tengah dari Daerah Pemilihan (Dapil) V, Helmi, menyampaikan berbagai aspirasi masyarakat RT. 11 Kelurahan Selat Hilir, Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas. Aspirasi ini disampaikannya sebagai juru bicara Dapil V yang meliputi Kabupaten Kapuas dan Kabupaten Pulang Pisau.
Helmi menyoroti beberapa poin penting yang menjadi perhatian utama masyarakat setempat. Dibidang pendidikan, masyarakat mengharapkan adanya bimbingan dan pendampingan, dalam bentuk matrikulasi bagi perempuan Dayak. Program satu Sarjana satu Keluarga diharapkan dapat terealisasi dengan pemberian beasiswa.
“Pendidikan adalah kunci, untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Kami berharap program beasiswa ini, dapat membantu keluarga yang membutuhkan, untuk meraih pendidikan tinggi,” ucapnya, Senin (6/10/2025).
Di sektor pertanian, masyarakat meminta bibit lombok dengan ketinggian minimal 0,5 meter untuk mengurangi risiko dalam pemanfaatan pekarangan. Mereka juga mengharapkan bibit lombok berupa jenis rawit/paritas taji manuk jagau, yang telah disosialisasikan oleh Lembaga Perempuan Dayak Nasional.
“Bibit yang berkualitas akan sangat membantu masyarakat, dalam meningkatkan hasil pertanian mereka. Kami berharap pemerintah daerah dapat memenuhi permintaan bibit lombok ini,” lugasnya.
Selain itu, masyarakat juga meminta, agar aktivitas Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) bidang peternakan yang telah menyampaikan pola usaha itik, dapat merefleksikan bentuk budidaya itik di lahan pekarangan.
Di bidang pariwisata, Lembaga Perempuan Dayak Kabupaten Kapuas dan Lembaga Perempuan Dayak Kecamatan Selat mengharapkan adanya pelatihan atau matrikulasi pemandu pariwisata, serta pelatihan atau matrikulasi olahraga masyarakat Dayak (kuntau, goyang borneo, dan besei kambe).
“Potensi pariwisata di daerah ini sangat besar. Dengan pelatihan yang memadai, masyarakat dapat menjadi pemandu wisata yang profesional dan melestarikan olahraga tradisional Dayak,” jelasnya.
Untuk mendukung Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), masyarakat juga meminta eksa mini, tosa, dan kios mobile (beroda 5). Terakhir, masyarakat berharap pemerintah daerah dapat mengakomodir beasiswa bagi guru, tenaga kesehatan, dan Perguruan Tinggi kedinasan. (Red/Adm)




















































































