PALANGKA RAYA – Anggota Komisi II DPRD Kalimantan Tengah, Noor Fazariah Kamayanti memberikan dukungan penuh, terhadap program restocking ikan yang tengah digencarkan di berbagai perairan umum di wilayah Kalteng. Ia menilai program ini krusial untuk menjaga keberlanjutan sumber daya perikanan dan memperkuat ketahanan pangan daerah.
“Restocking bukan sekadar melepaskan benih ikan, hal ini adalah upaya nyata untuk menjaga ekosistem perairan dan memberdayakan masyarakat nelayan Kalteng,” ucapnya, Jumat (8/8/2025).
Politisi dari Daerah Pemilihan (Dapil) V Kabupaten Kapuas dan Pulang Pisau ini mengakui potensi perikanan Kalteng yang melimpah, baik di sungai maupun danau. Namun, ia juga menyoroti ancaman serius yang membayangi keberlanjutan sektor ini, seperti penangkapan ikan yang berlebihan, kerusakan habitat, dan dampak perubahan iklim.
Oleh karena itu, Noor Fazariah menekankan pentingnya restocking yang terencana dan rutin. Ia meminta pemerintah daerah melalui dinas terkait untuk memastikan benih ikan yang dilepas merupakan jenis lokal yang adaptif dan memiliki nilai ekonomis tinggi.
Hal ini akan memastikan keberhasilan program dan memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat. Lebih lanjut, legislator dari Fraksi Golkar ini mendorong adanya edukasi kepada masyarakat, khususnya nelayan, tentang pentingnya menjaga kelestarian perairan dan menghindari penggunaan alat tangkap yang merusak.
Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, DPRD, dan masyarakat agar program restocking tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.
“Kolaborasi ini kunci keberhasilan, kita harus memastikan program ini benar-benar bermanfaat bagi lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kalteng,” pungkasnya. (Red/Adm)




















































































