PALANGKA RAYA – Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Tomy Irawan Diran, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota dalam mempercepat transformasi digital di sektor pendidikan. Menurutnya, digitalisasi bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah keharusan di era modern.
“Intinya, sinergitas terhadap pusat, provinsi, dan kabupaten di bidang pendidikan harus dilaksanakan secara betul-betul. Karena mau tidak mau, ini tahapan penting untuk kemajuan anak-anak ke depan,” ujarnya, Senin 9 Juni 2025. Ketua Fraksi PAN ini menyoroti perlunya perhatian terhadap kesiapan sekolah dan siswa dalam penerapan metode pembelajaran digital.
Dia mengingatkan bahwa kesenjangan dalam akses dan penggunaan teknologi bisa menyebabkan ketertinggalan, khususnya bagi anak-anak di daerah terpencil. “Jangan sampai terjadi ketertinggalan, apalagi dalam pembelajaran metode digitalisasi. Kami di DPRD sebagai perpanjangan tangan dari pusat akan terus memantau apakah benar-benar sudah terlaksana,” tegas Tomy, yang juga merupakan legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) 5 Pulang Pisau dan Kapuas.
Dia menambahkan bahwa pemerintah harus lebih fokus tidak hanya pada program digitalisasi, tetapi juga pada pelaksanaan dan efektivitasnya di lapangan. Salah satu aspek penting yang harus diperhatikan adalah edukasi dini terhadap penggunaan perangkat digital di sekolah. “Yang pasti, kita harus mulai edukasi siswa atau murid sejak dini. Supaya ke depan mereka tidak ketinggalan. Termasuk di daerah yang mungkin belum bisa memegang alat pembelajaran digital, itu harus kita dorong supaya mereka terbiasa sejak dini,” tandasnya.
Pernyataan ini memperkuat urgensi pembangunan infrastruktur teknologi pendidikan yang merata, pelatihan guru dalam literasi digital, serta penyediaan perangkat pendukung bagi sekolah dan siswa yang membutuhkan. Komitmen dari semua pemangku kepentingan dinilai menjadi kunci agar transformasi digital dalam dunia pendidikan di Kalimantan Tengah tidak hanya menjadi slogan, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh pelajar, tanpa kecuali.(Red/Adm)




















































































