FAKTAKALTENG.COM – Anggota Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palangka Raya Noorkhalis Ridha meminta pemerintah agar tetap fokus pada vaksinasi dosis lengkap.
Hal ini menyusul dengan adanya program pemerintah yang mulai memberikan suntikan vaksinasi Covid-19 ketiga atau booster secara gratis kepada masyarakat.
“Meskipun program booster itu sudah dimulai, pemerintah tidak boleh melupakan kewajibannya untuk mencapai target vaksinasi dosis lengkap bagi masyarakat. Meskipun dosis pertama sudah mencapai target 100 persen lebih, namun dosis keduanya juga harus tetap dipenuhi,” katanya, Rabu (19/1)
Kendati demikian, dirinya sendiri tentu mendukung kebijakan atau program booster yang akan diberikan kepada masyarakat umum tersebut. Akan tetapi, dengan catatan perlu adanya edukasi kepada masyarakat terkait skema vaksin booster agar mudah diakses.
“Vaksin harus tetap sebagai barang publik selama pandemi Covid-19. Kita harus belajar dari masa lalu saat masyarakat masih banyak yang enggan untuk mengikuti vaksinasi, padahal vaksinasi tersebut gratis. Penting dilakukan edukasi kepada masyarakat mengenai booster ini,” ujarnya.
Selain itu, dirinya juga meminta pemerintah memastikan stok vaksin yang akan digunakan untuk booster. “Pemerintah juga harus menyiapkan skema agar masyarakat yang tidak memiliki ponsel pintar dan aplikasi PeduliLindungi tetap bisa mendapatkan vaksin booster secara gratis,” jelasnya. (Dy)




















































































