KUALAPEMBUANG, FAKTAKALTENG.COM – Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di Kuala Pembuang kini dalam kondisi mengkhawatirkan. Tumpukan sampah kian menggunung dan meluber ke berbagai sisi lokasi, menciptakan pemandangan yang semrawut dan mencemaskan. Kondisi ini dikhawatirkan dapat memicu pencemaran lingkungan, mulai dari udara, tanah, hingga air tanah di sekitarnya.
Melalui media sosial, seorang warga bernama Andi Halim Hamzah menyuarakan keluhan terhadap situasi TPA tersebut. Ia menyebut bahwa lokasi pembuangan sudah over kapasitas dan mengganggu kenyamanan warga. “TPA Kuala Pembuang ini sudah tidak layak, terlalu padat dan rawan mencemari lingkungan,” katanya di Kuala Pembuang, Senin (9/6).
Dirinya juga menyoroti kurangnya perhatian dari pihak berwenang terhadap kondisi yang telah berlangsung cukup lama. Menurutnya, tidak ada solusi jangka panjang yang diterapkan, sementara jumlah sampah terus meningkat setiap harinya. Ia berharap ada tindakan nyata dari pemerintah daerah agar masalah ini segera diatasi.
Kondisi lapangan menunjukkan sampah menumpuk tinggi di berbagai titik, mulai dari limbah plastik, botol bekas, hingga sampah rumah tangga lainnya. Diantara tumpukan tersebut, terlihat pula aktivitas pemilahan manual oleh sejumlah warga tanpa perlengkapan memadai, yang mengindikasikan tidak adanya sistem pengelolaan yang aman dan terstruktur.
Warga berharap pemerintah segera melakukan perluasan area TPA, membangun fasilitas pengolahan, serta meningkatkan edukasi kepada masyarakat agar kesadaran memilah dan mengelola sampah dapat tumbuh. Tanpa langkah nyata, kondisi ini dikhawatirkan akan semakin memburuk dan menimbulkan dampak kesehatan bagi masyarakat di sekitar lokasi.
(Isn/faktakalteng.com)




















































































