KUALA PEMBUANG, FAKTAKALTENG.COM – Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Seruyan, Agus Suharto, menekankan pentingnya sinergi antar instansi untuk terus mendorong pemerataan layanan kesehatan hingga ke tingkat kecamatan. Hal ini menjadi kunci dalam mewujudkan masyarakat Seruyan yang sehat dan sejahtera.
Ia menyoroti perlunya peningkatan fasilitas dan pemerataan alat kesehatan serta penguatan edukasi dan sosialisasi BPJS Kesehatan kepada seluruh lapisan masyarakat. “Masyarakat yang sehat adalah kunci percepatan pembangunan daerah. Untuk itu, edukasi dan pemerataan layanan kesehatan harus terus ditingkatkan,” tegasnya di Kuala Pembuang.
Pernyataan tersebut disampaikannya dalam kegiatan Forum Komunikasi Pemangku Kepentingan Utama Semester I Tahun 2025 yang digelar di Aula Kantor Bupati Seruyan. Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pemangku kepentingan, termasuk Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Seruyan dan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sampit, Iwan Kurnia.
Dalam paparannya, Iwan menyampaikan bahwa Kabupaten Seruyan saat ini masih menyandang predikat UHC Prioritas dengan cakupan kepesertaan mencapai lebih dari 98%. Namun, tantangan terkait keaktifan peserta yang berada pada angka 79% menjadi perhatian bersama.
Ia menekankan pentingnya upaya reaktivasi peserta nonaktif dan memastikan cakupan JKN dapat terus diperluas dan dipertahankan secara optimal.
Forum ini juga menjadi wadah dialog antarinstansi, termasuk Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Dukcapil, serta para kepala puskesmas dan rumah sakit. Masukan dari para peserta diharapkan menjadi bahan perbaikan berkelanjutan demi pelayanan kesehatan yang lebih merata dan berkualitas di Kabupaten Seruyan.
(isn/faktakalteng.com)




















































































