KUALA PEMBUANG, FAKTAKALTENG.COM – Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi secara daring yang digelar oleh Kementerian Dalam Negeri. Di mana rakor ini membahas langkah-langkah strategis pengendalian inflasi yang terjadi di berbagai daerah.
Pertemuan yang dipimpin oleh Sekretaris Jenderal Kemendagri tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah, TPID, perwakilan BPS, serta perangkat daerah terkait. Dalam rapat disampaikan bahwa Indeks Harga Konsumen (IHK) Kabupaten Seruyan pada minggu ke-5 April 2025 tercatat sebesar -2,98.
Komoditas yang memberikan andil terbesar terhadap inflasi antara lain cabai rawit dengan andil -2,1796, cabai merah -0,5467, dan bawang merah -0,2507. Meskipun terjadi fluktuasi, harga-harga tersebut belum berdampak signifikan terhadap kestabilan pasar.
Di sisi lain, harga kebutuhan pokok di Pasar Kuala Pembuang terpantau relatif stabil. Laporan dari Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan menunjukkan bahwa dari 41 komoditas yang dipantau, sebagian besar tidak mengalami perubahan harga yang berarti.
Beberapa bahan pokok seperti beras berbagai merek, gula, minyak goreng, telur, daging ayam, dan ikan-ikanan tetap berada pada harga normal. Ini mencerminkan pasokan yang aman dan kondisi pasar yang kondusif bagi masyarakat.
“Stabilnya harga kebutuhan pokok ini adalah hasil kerja bersama seluruh pihak, termasuk pengawasan yang rutin di pasar,” ujarnya di Kuala Pembuang, Senin (5/5).
Pemerintah Kabupaten Seruyan terus berkomitmen melakukan pemantauan harga secara berkala. Dengan upaya ini, diharapkan inflasi dapat ditekan dan kondisi ekonomi masyarakat tetap terjaga dengan baik.
(isn/faktakalteng.com)




















































































