FAKTAKALTENG.COM – Nasib nahas menimpa seorang wanita ber inisial E di Kota Palangka Raya, ia di duga di hipnotis melalui telepon dan melakukan transaksi bodong belasan juta rupiah di salah satu Alfamart di Jalan Pilau sekitar pukul 11.00 WIB pada Senin (10/1).
Kejadian tersebut bermula saat staf toko curiga korban memaksa melakukan transaksi berulang kali dengan nominal berbeda-beda pada setiap transaksinya hingga mencapai angka Rp. 17 Juta Rupiah lebih namun tak kunjung di bayar.
“Iya jadi benar tadi kejadiannya di salah satu alfamart di jalan pilau, korban melakukan transaksi pembayaran billing sekitar 10 kali yang di duga di luar kesadaran korban,” ujar Kanit Reskrim Polsek Pahandut Iptu Yonika Winner Te’dang, saat di konfirmasi tim Faktakalteng.com, Senin (10/1).
Ia melanjutkan, dari informasi yang mereka dapat, korban berinisial E tersebut menerima telepon dari nomor yang tidak di kenal, setelah melakukan beberapa perbincangan korban di iming-imingi hadiah sebesar Rp. 20 Juta Rupiah dengan syarat melakukan pembayaran ke salah satu e-commerce, korban di duga hilang kesadaran dan melakukan transaksi ke kode billing yang tidak di kenal.
Yonika menegaskan, kejadian tersebut masih di tangani pihak Polsek Pahandut untuk dilakukan penyelidikan lebih mendalam, ia menghimbau agar seluruh masyarakat Kota Cantik Palangka Raya lebih berhati-hati saat menerima telepon tanpa identitas agar tidak terjadi lagi hal seperti demikian.
“Saya menghimbau kepada masyarakat agar berhati-hati dengan modus penipuan seperti hipnotis dan gendam ini, apabila ada nomor telepon yang tidak di kenal lebih baik tidak usah di angkat,” imbau nya. (Dy)




















































































