KUALA PEMBUANG, FAKTAKALTENG.COM – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-123 telah resmi dimulai di Desa Tanjung Rangas, Kecamatan Seruyan Hilir. Komandan Kodim 1015/Sampit, Letkol Inf. Muhammad Tandri Subrata menegaskan, bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membangun kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui berbagai proyek pembangunan dan penyuluhan.
“TMMD ini dilaksanakan selama 30 hari, sampai 20 Maret 2025. Kita memiliki dua sasaran, yaitu fisik dan nonfisik. Sasaran fisik meliputi pembangunan jembatan, jalan cor beton, sumur bor, serta program penghijauan dengan penanaman pohon,” katanya di Kuala Pembuang, Rabu (19/2).
Selain pembangunan infrastruktur, TMMD ke-123 juga menghadirkan berbagai program penyuluhan yang melibatkan instansi pemerintahan. “Selain pembangunan fisik, kami juga melaksanakan kegiatan penyuluhan. Pemerintah daerah hadir untuk memberikan edukasi kepada masyarakat, mulai dari pertanian, ketahanan pangan, hingga wawasan kebangsaan,” tambahnya.
Dalam pelaksanaannya, sekitar 150 personel gabungan dari TNI, Polri, dan pemerintah daerah ikut terlibat dalam program ini. “Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak agar hasilnya lebih maksimal. Kami ingin masyarakat tidak hanya mendapat manfaat dari pembangunan, tetapi juga memiliki pemahaman lebih luas tentang berbagai aspek yang dapat meningkatkan kesejahteraan mereka,” jelasnya.
Ia menjelaskan, bahwa Desa Tanjung Rangas dipilih sebagai lokasi TMMD berdasarkan hasil koordinasi dengan pemerintah daerah.
(isn/faktakalteng.com)




















































































