FAKTAKALTENG.COM – PALANGKA RAYA – Anggota DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) Hj Siti Nafsiah, mengajak pemerintah daerah dan berbagai pihak untuk lebih memperhatikan pendidikan nonformal, khususnya dalam pemberdayaan perempuan.
Menurutnya, pendidikan nonformal berperan strategis dalam meningkatkan kapasitas dan keterampilan kaum perempuan agar lebih mandiri dalam menghadapi tantangan ekonomi dan sosial.
“Pendidikan formal memang penting, namun kita tidak bisa mengabaikan peran pendidikan nonformal dalam memberdayakan perempuan. Program-program pelatihan keterampilan memberikan bekal untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga,” katanya.
Hj Siti Nafsiah menekankan bahwa pemberdayaan perempuan tidak hanya fokus pada keterampilan teknis, tetapi juga mencakup pendidikan kewirausahaan, pengelolaan keuangan, dan peningkatan pengetahuan tentang kesehatan keluarga. Dengan keterampilan yang mumpuni, perempuan diharapkan dapat berperan lebih aktif dalam perekonomian keluarga.
“Pemberdayaan perempuan harus menyeluruh, dari pendidikan hingga ekonomi. Dengan memberikan akses pelatihan seperti menjahit, memasak, dan kerajinan tangan, kita dapat membantu perempuan agar lebih mandiri dan berdaya saing,” tambahnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa di beberapa daerah terpencil di Kalteng, masih banyak perempuan yang belum mendapatkan akses pendidikan nonformal. Oleh karena itu, Hj Siti Nafsiah mendorong pemerintah daerah dan dinas terkait untuk lebih proaktif dalam menyelenggarakan program pelatihan yang menjangkau hingga ke pelosok.
“Dukungan dari sektor swasta dan LSM sangat diperlukan, karena mereka dapat memberikan bantuan, baik dalam pendanaan maupun pendampingan. Kerja sama yang baik akan memastikan keberlanjutan program pemberdayaan ini,” jelasnya. (red/adm)




















































































