FAKTAKALTENG.COM – Kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Tengah (Kalteng) telah menandatangani kesepakatan bersama dengan pemerintah provinsi (Pemprov) dalam persetujuan rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Priorotas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PAS), Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2022.
Juru bicara Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kalteng, Jubair Arifin menjelaskan, tercapainya kesepakatan ini berdasarkan rancangan KUA-PPAS yang sudah melewati tahapan-tahapan penting dalam penyusunannya. mulai dari rapat konsultasi tim Banggar, pembahasan kerangka anggaran, realisasi program kegiatan tahun berjalan, hingga pembiayaan untuk tahun anggaran 2022.
“Setelahnya juga ada rapat dengar pendapat antara komisi-komisi dengan perangkat daerah yang menjadi mitra kerja. Dari rapat dengar pendapat itu, Banggar mendapat banyak masukan untuk penyusunan rancangan KUA-PPAS,” ujarnya, Selasa (2/11)
Dari hasil pembahasan pihaknya bersama 45 Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) setempat, diperkirakan jumlah pagu belanja sebesar Rp 4,6 triliun, yang akan digunakan untuk kepentingan 198 program, 618 kegiatan dan 1.974 sub kegiatan.
“Menindaklanjuti itu, Banggar melakukan rapat konsulitasi dengan tim anggaran pemerintah daerah. Dalam rapat itu, Banggar memasukan saran dan rekomendasi hasil repat dengan pendapat antara komisi dengan mitra kerja,” katanya.
Dilanjutkan nya, hasil pembahasan bersama tersebut diperoleh kerangka pendanaan APBD 2022, yang terdiri dari Pendapatan Daerah sebesar Rp 4,6 triliun, Pendapatan Asli Daerah Rp 2 triliun lebih, Pendapatan Transfer Rp, 2,6 triliun lebih, dan Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah Rp 1 miliar lebih.
Adapun untuk Belanja Daerah Rp 4,6 triliun lebih, Penerimaan Pembiayaan Rp 235 miliar lebih, Pengeluaran Pembiayaan Rp 280 miliar lebih, yang terdiri dari pembentukan dana cadangan dan penyertaan modal.
“Kesepakatan bersama rancangan KUA-PPAS ini menjadi dasar DPRD dan tim anggaran pemerintah daerah membahas lebih lanjut penyusunan APBD 2022. Sehingga ini menjadi hal yang positif, sudah adanya kesepakatan bersama,” jelasnya. (Dy)














































































