FAKTAKALTENG.COM, PALANGKA RAYA – Ketua Komisi IV DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), M Sriosako meminta instansi terkait memperhatikan kualitas pengerjaan proyek pemerintah diberbagai sektor, terutama infrastruktur jalan dan jembatan. Agar dapat bertahan lama dan tidak memerlukan banyak anggaran untuk perbaikan.
“Instansi terkait harus memperhatikan kontraktor yang akan mengerjakan proyek tersebut secara hati-hati dan teliti saat proses lelang. Hal ini perlu dilakukan untuk menghindari kontraktor yang tidak bertanggungjawab dan menghindari risiko kerusakan infrastruktur dalam waktu singkat,” katanya.
Masalah utama yang kerap ditemukan adalah kendaraan angkutan yang melebihi berat kapasitas. Hal ini dapat mempercepat kerusakan pada infrastruktur jalan dan jembatan. Menurutnya, hal ini masih sering terjadi dan perlu ditertibkan.
Dalam hal proyek pembangunan pastinya anggaran yang tidak sedikit dikeluarkan. Oleh karena itu, kualitas harus diutamakan dan benar-benar dikerjakan secara profesional.
“Apabila pengerjaan jalan dan jembatan kurang memuaskan, kerusakan akan terjadi lebih cepat dan memakan banyak anggaran untuk perbaikan,” ujarnya.
Peningkatan kualitas pengerjaan proyek infrastruktur jalan dan jembatan merupakan hal penting yang harus diperhatikan oleh instansi terkait. Jalan dan jembatan adalah sarana transportasi yang esensial bagi masyarakat dan keberadaannya sangat mempengaruhi mobilitas dan kesejahteraan ekonomi masyarakat.
“Menghindari kerusakan jalan dan jembatan harus dilakukan dengan mengutamakan kualitas pengerjaan proyek, mempelajari kontraktor dengan teliti dan penertiban kendaraan angkutan yang melebihi tonase,” jelasnya. (red/adm)




















































































