FAKTAKALTENG.COM- Banyak cara yang bisa dilakukan para pelajar untuk mengisi waktu senggang aktivitas belajar mengajar. Seperti yang dilakukan Nina Safitri yang merupakan salah satu Mahasiswa asal Kuala Pembuang ini mengisi waktu dengan berjualan online untuk tetap produktif dan menghasilkan dimasa pandemi covid-19 ini.
Menurutnya, ditengah musibah Covid-19, masyarakat dituntut harus kreatif dan inovatif agar tetap bisa bertahan di keadaan yang serba susah dan dibatasi. Hal ini juga dirasakan oleh salah satu mahasiswi dari Kabupaten Seruyan yang terpaksa harus pulang ke kampung halaman karena peraturan dari pemerintah tentang pembelajaran dari rumah yang juga di terapkan di perguruan tinggi tempatnya menuntut ilmu.
“Ya sudah hampir satu tahun lebih saya pulang ke kampung halaman ini, teman-teman mahasiswa yang lain juga rata-rata pulang kampung, karena lagi pandemi, kampus hanya memberlakukan belajar online” Katanya saat di wawancarai, Senin (9/7).
Namun, kondisi seperti ini tidak dijadikannya sebagai penghalang untuk berkembang. Dengan membaca peluang ditengah pandemi, yang memaksa masyarakat untuk membatasi aktivitas di luar ruangan, Nina menawarkan jasa menjual berbagai macam keperluan melalu online, yang mana setelah barang itu datang ia akan mengantarkan pesanan dengan sistem cash on delivery (COD) yang aman sesuai dengan protokol kesehatan agar pelanggan tak perlu lagi keluar rumah.
“Sejak September 2020, Saya juga mulai merintis usaha online, ada banyak yang di jual dan semuanya saya sesuaikan dengan kebutuhan dan permintaan pelanggan, di tengah Covid-19 ini saya menawarkan pemesanan dan transaksi yang aman dan sesuai protokol kesehatan, kan ada tuh yang takut untuk keluar rumah nah pembelian barang-barang melalui online ini bisa menjadi salah satu solusi belanja aman” jelas Nina.
Dari usahanya ini Nina bisa meraih omset ratusan ribu bahkan jutaan rupiah. Ia berharap dengan adanya musibah pandemi Covid-19 seperti ini, tidak menjadikan pemuda pemudi khususnya di Kabupaten Seruyan terpuruk oleh keadaan dan bisa lebih kreatif membaca peluang usaha bahkan membuka lapangan kerja. (Dy)














































































