FAKTAKALTENG.COM – Curah hujan yang tinggi di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng) dan wilayah sekitarnya akhir-akhir ini sebabkan 4 kecamatan dan 17 kelurahan di Palangka Raya terendam banjir.
Walikota Palangka Raya, Fairid Naparin, mengungkapkan banjir kali ini merupakan banjir terparah di banding tahun-tahun sebelumnya.
“Ketinggian air di tahun 2021 ini lebih tinggi di bandingkan tahun 2015 lalu, sampai saat ini yang terlapor ada 17 kelurahan dan 4 kecamatan yang daerah nya terendam banjir dengan debit air paling tinggi,” kata Fairid, Senin, (15/11).
Ia mengungkapkan, pihaknya akan segera adakan rapat untuk di lakukan lagi pemetaan wilayah banjir di Kota Palangka Raya agar selalu terpantau dan untuk mempermudah penyaluran bantuan.”Pemerintah Kota (Pemkot) Palangka Raya, dalam hal ini terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait dalam memantau bagaimana dan apa saja yang harus di lakukan kedepannya,” pungkasnya.
Lebih jauh diungkapkannya, dirinya meminta kepada seluruh masyarakat kota Palangka Raya untuk meningkatkan kewaspadaan dalam menghadapi banjir ini, hal ini dilakukan agar tidak terjadi hal yang tidak kita inginkan.” Selalu waspada semoga banjir segera berlalu dan masyarakat bisa kembali beraktivitas kembali,” ujarnya. (Dy)














































































