FAKTAKALTENG.COM- Selama sepekan terakhir (30 Januari-5 Februari), di Kota Palangka Raya telah terjadi penambahan kasus konfirmasi Covid-19 yang cukup signifikan. Total tercatat 63 kasus positif, dengan 74 orang yang menjalani perawatan dan belum ada satupun yang dinyatakan sembuh. Bahkan kasus terbanyak yang tercatat dalam sepekan, tercatat pada Sabtu (5/2) kemarin dengan 19 kasus konfirmasi positif.
Ketua Harian Tim Satgas Covid-19 Kota Palangka Raya, Emi Abriyani mengatakan dalam hasil tracing yang dilakukan pihaknya menemukan jika kasus Covid-19 yang meningkat saat ini pada awalnya berasal dari transmisi luar daerah. Pada tanggal 26 Januari kemarin, usai Palangka Raya berada pada zona hijau dengan 0 kasus selama 9 hari, telah terjadi penambahan 3 kasus konfirmasi positif. Diketahui, salah satu penyebabnya adalah seorang pasien terpapar Covid-19 usai melakukan perjalanan keluar daerah, yakni Jakarta.
“Memang dari hasil tracing kami pekan lalu, rata-rata kasus Covid-19 dibawa oleh mereka usai melakukan perjalanan keluar daerah. Saat kembali, ternyata mereka turut menularkan kepada suami, istri, anak dan kerabatnya. Baik dilingkungan rumah ataupun tempat kerja,” kata Emi.
Sehingga saat ini, perkembangan kasus Covid-19 di Kota Cantik disebutkannya telah menjadi transmisi lokal yang menyebar diantara satu individu ke individu lainnya yang berada dalam satu lingkup terdekat dari mereka yang terpapar Covid-19.
“Kita akui sebaran Covid-19 sangatlah cepat. Kontak-kontak erat ini perlahan menjadi orang yang positif terinfeksi Covid-19. Ini yang harus kita waspadai,” jelasnya.
Dalam melakukan tracing, diakui oleh Kepala BPBD Kota Palangka Raya ini, bukanlah tanpa hambatan. Dalam penyusuran kontak erat, ada saja diantaranya yang tidak memiliki alamat yang jelas bahkan nomor kontak yang sudah tidak lagi aktif. Hal ini menyebabkan sulitnya melakukan tracing kemana saja dan kepada siapa saja pola sebaran Covid-19 telah terjadi.
“Sejauh ini, hal tersebutlah yang menjadi hambatan kami dalam menelusuri sejauh mana virus ini menyebar. Namun kami berusaha mengatasinya agar transmisi lokal ini tidak semakin meluas. Juga kepada masyarakat, apabila dirasakan pernah melakukan kontak erat dengan yang positif Covid-19 agar tidak ragu untuk jujur kepada pihak tim dilapangan guna mencegah virus tersebut menyebar dan segera mendapatkan penanganan apabila telah terpapar,” tutupnya. (Dy)
Foto : Ketua Harian Tim Satgas Covid-19 Kota Palangka Raya, Emi Abriyani.




















































































