KUALA PEMBUANG, FAKTAKALTENG.CON – Suasana pagi di halaman belakang Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Seruyan tampak lebih khidmat dari biasanya. Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, hadir langsung untuk memimpin apel pagi sekaligus menyampaikan arahan penting bagi seluruh pegawai.
Dalam amanatnya, Bupati menekankan bahwa kegiatan Morning Briefing, atau yang kini mulai dikenal dengan istilah “Morning Brewing”, bukan sekadar rutinitas. Ia menegaskan bahwa kehadiran setiap pegawai sangat penting sebagai bentuk komitmen terhadap tanggung jawab kerja. Bupati menyampaikan bahwa pegawai yang tidak hadir tanpa alasan yang jelas akan diberikan teguran, dan jika terjadi hingga tiga kali, akan dikenakan peringatan. Namun, beliau tetap membuka ruang toleransi bagi pegawai yang berhalangan hadir karena sakit atau alasan mendesak lainnya.
Menurutnya, kunci utama agar pegawai bisa hadir dan siap setiap pagi terletak pada kesiapan sejak malam sebelumnya. Ia mengingatkan agar pakaian, perlengkapan, dan dokumen disiapkan terlebih dahulu, serta meminta agar pegawai senantiasa melibatkan keluarga dalam mendukung kegiatan kerja. “Doa dan dukungan keluarga sangat penting. Jangan sampai karena kesiangan, semuanya jadi kacau,” ujarnya di Kuala Pembuang, Senin (14/4).
Lebih lanjut, Bupati juga menyinggung soal pentingnya memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing. Ia menyebut bahwa setiap pegawai harus benar-benar mengerti job description mereka agar tidak bekerja secara asal. Ia juga menekankan pentingnya etos kerja yang baik, disiplin terhadap waktu, dan kepatuhan terhadap aturan kedinasan.
Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa Sekretariat Daerah adalah pusat dari seluruh gerak roda pemerintahan. Untuk itu, pola kerja berbasis data, analisis, dan kesiapan sangat dibutuhkan. Ia mengajak pegawai untuk bekerja proaktif, bahkan mampu menjawab kebutuhan sebelum diminta. “Jika dibutuhkan besok, kita harus sudah siap dari hari ini,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa dalam melayani masyarakat, memberdayakan, dan membangun daerah, terdapat berbagai tanggung jawab teknis yang tidak boleh diabaikan. Seiring bertambahnya usia dan pengalaman, beban kerja memang akan meningkat, tetapi hal tersebut akan sejalan dengan peluang karier dan rezeki.
Bupati turut mengajak seluruh pegawai untuk terus berkembang dan tidak larut dalam zona nyaman. Ia mengingatkan bahwa pegawai muda harus mempersiapkan diri sejak sekarang, dengan cara mengembangkan kemampuan dan mengukur kinerja secara objektif. “Jangan hanya ikut arus. Jadilah pegawai yang mampu bersaing sehat, baik dengan rekan kerja maupun diri sendiri,” pesannya.
Mengakhiri arahannya, Bupati berharap semangat untuk terus belajar, beradaptasi, dan meningkatkan kualitas diri tetap menyala di setiap pegawai. Ia percaya bahwa dengan semangat tersebut, para pegawai akan tumbuh menjadi generasi yang unggul, produktif, dan membanggakan—yang pada akhirnya akan membawa kemajuan bagi Kabupaten Seruyan.
“Morning Brewing” pun tidak hanya menjadi simbol awal hari kerja, tetapi juga momentum untuk membangun kebersamaan, memperkuat etika kerja, dan mempertegas arah pengabdian sebagai abdi negara.
(isn/faktakalteng.com)




















































































